Yang terlintas di kepala kita ketika mendengar kata kaset pita pasti yang langsung terpikirkan adalah kualitas suara yang buruk.Padahal sebenarnya tidak,ada beberapa type kaset di dunia ini,Check this out...
SEJARAH
Compact cassette/cassette tape/kaset kompak adalah sebuah media penyimpanan audio yang terbuat dari lapisan plastik yang sangat tipis kemudian dibalut dengan besi magnetik yang mampu menerima gelombang suara dari gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh record head ketika proses recording/duplication.Kaset pita ditemukan pada tahun 1963 di Eropa dan tahun 1964 di US dengan nama Compact Cassette oleh perusahaan Philips dan semakin menjamur pada tahun 1970 an.Keberadaan kaset pada masa itu perlahan mulai menggeser eksistensi piringan hitam yang telah populer lebih dulu,Karena besarnya ukuran piringan hitam membuat para pendengar musik beralih ke kaset tape yang dianggap lebih praktis.Selain praktis,biaya pembuatan dan duplikasi lebih murah dibandingkan dengan piringan hitam.Namun tidak bisa dinafikan bahwa kualitas piringan hitam pada masa itu jauh lebih bagus.Kebanyakan record label merilis album artis mereka dalam kaset tape adalah untuk tujuan komersial sedangkan rilisan piringan hitam biasanya untuk kepentingan promosi di radio-radio.Karena tuntutan kebutuhan kualitas suara kaset tape,banyak perusahaan yang memulai eksperimennya dengan mencari formula yang terbaik agar kualitas suara yang dihasilkan menjadi lebih bagus.Di Indonesia sendiri kaset pita juga booming pada tahun 1970 an,namun eksistensi piringan hitam di Indonesia setelah munculnya kaset masih awet hingga sekitar tahun 1987 an.Di Indonesia,ada dua perusahaan produsen kaset pita terbesar waktu itu yaitu HDX dengan BASF.
TIPE - TIPE / JENIS - JENIS KASET PITA
Sekarang kita akan membahas tentang jenis-jenis kaset pita ini.Perbedaan jenis ini dilihat dari bahan besi yang digunakan pada pita itu.Ada jenis kaset pita di dunia yaitu sebagai berikut :
1. TYPE I ==> FERRO TAPE (NORMAL POSITION) - (Worst quality,good bass responses.cheap prices)
2. TYPE II ==> CHROME TAPE (HIGH POSITION) - (Better quality,good treble renposes,little bit expensive then type I)
3. TYPE III ==> FERRO CHROMIUM (HIGH POSITION) - (Best qualitu,good bass + treble rensponses,little bit expensive than type II)
4. TYPE IV ==> METAL TAPR (METAL CLASS) - (Very best quality,very expensive prices)
Barangkali kita asing mendengar tipe - tipe kaset pita tersebut,wajar saja karena yang di produksi di Indonesia hanyalah jenis pita tipe I.Namun di Indonesia,pita ferro tersebut juga dibagi beberapa kelas tentunya dengan versi masing - masing perusahaan kaset pita di Indonesia saat itu.Dan berikut ini adalah tipe - tipe kaset pita yang beredar di Indonesia :
VERSI HDX :
1. Pita HDX generasi pertama (worst quality)
2. Pita HDX generasi kedua (better quality than HDX 1st generation)
VERSI BASF :
1. Ferro I Fun Tape
2. Ferro Extra
3. Ferro Super IEC I
4. Ferro Super IEC II
5. Ultra Ferro IEC I
6. Ultra Ferro IEC II
7. BASF Ferro Maxima
BERIKUT INI ADALAH PERBEDAAN WARNA PITA ANTARA TYPE FERRO (KIRI) DENGAN TYPE CHROME (KANAN)
DURASI KASET PITA :
1. C - 15 ( Per Side A dan B memiliki panjang durasi 7,5 menit)
2. C - 30 ( Per Side A dan B memiliki panjang durasi 15 menit)
3. C - 40 (Per Side A dan B memiliki panjang durasi 20 menit)
4. C - 60 (Per Side A dan B memiliki panjang durasi 30 menit)
5. C - 90 (Per Side A dan B memiliki panjang durasi 45 menit)
6. C - 120 (Per Side A dan B memiliki panjang durasi 60 menit) ==> Pita kaset sangat tipis sehingga rawan kusut dan putus.
Cukup sekian penjelasan saya tentang teknologi rekaman kaset pita ini semoga bisa menambah wawasan kita semua.
FIRSTADA BHAKTI (21/01/2021)
GALERI FOTO (DOKUMENTASI PENULIS)

0 comments